Prancis Tolak Klaim ISIS soal Penembakan Pasar Natal di Strasbourg

Anton Suhartono
Mendagri Prancis Christophe Castaner (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner menolak klaim ISIS yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan di pasar Natal Strasbourg pada Selasa (11/12/2018).

Pelaku penembakan, Cherif Chekatt, diketahui tak memiliki hubungan dengan kelompok militan tersebut.

Dalam Twitter, sayap propaganda ISIS mengklaim bahwa Cherif merupakan tentaranya. Cherif diketahui memiliki catatan kriminal yang panjang, yakni mendapat 27 kali hukuman di empat negara.

"Benar-benar oportunis," kata Castaner, merujuk kepada klaim ISIS, saat mengunjungi lokasi kejadian, usai pembukaan kembali pasar Natal Strasbourg, Jumat (15/12/2018).

"Kita berhadapan dengan seseorang yang sudah ditelan dengan kejahatan," katanya lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai

8 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

12 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

16 hari lalu

Geger! Karya Seni Rp151 Miliar Dicuri dari Museum Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal