Presiden Mahmoud Abbas: Israel Rampas Tanah Palestina, Rusak Solusi Dua Negara

Anton Suhartono
Mahmoud Abbas memperingatkan kebijakan-kebijakan pemerintahan Israel bisa menyebabkan hancurnya solusi dua negara (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Presiden PalestinaMahmoud Abbas memperingatkan kebijakan-kebijakan pemerintahan Israel bisa menyebabkan hancurnya solusi dua negara. Konsep perdamaian yang dicetuskan pada 1990-an itu menempatkan Israel dan Palestina hidup berdampingan. 

"Kami telah lama memperingatkan komunitas internasional melalui Majelis Umum PBB (UNGA) dan melalui Dewan Keamanan bahwa kebijakan Israel ini, yang melanggar hukum internasional, akan menghancurkan solusi dua negara," kata Abbas, dalam pidato secara virtual di Sidang Umum PBB, Kamis (24/9/2026).

Kebijakan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, kata Abbas, mengancam pembentukan Negara Palestina maupun keberadaan Palestina sebagai suatu bangsa yang berdiri di tanahnya sendiri.

Dia menambahkan, perkembangan di Yerusalem Timur, Jalur Gaza, atau Tepi Barat menunjukkan bahwa Israel ingin menguasai wilayah-wiayah tersebut dan mengusir penduduknya.

Sidang Umum PBB ke-81 dimulai pada 8 September. Seperti tradisi, Pekan Tingkat Tinggi diadakan sebagai bagian dari Sidang Umum dan Debat umum digelar pada 22–26 serta 28 September.

Sebagaimana tahun lalu, kali ini Pemerintah AS menolak visa masuk Abbas, termasuk para pejabat Pemerintah Otoritas Palestina dan anggota Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Momen Delegasi RI Walk out saat PM Israel Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

3 jam lalu

Viral Pemain Israel Diusir Wasit dari Lapangan usai Selebrasi Menembak

5 jam lalu

Geger! Delegasi Indonesia dan Sejumlah Negara Walk Out Saat Netanyahu Berpidato di PBB

6 jam lalu

Demo Kecam Netanyahu di Sidang Umum PBB, Aktris Hollywood hingga Politisi Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal