Putin Revisi Doktrin Nuklir Rusia, Inggris Cs Tak Takut

Anton Suhartono
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan doktrin nuklir Rusia yang baru tak akan menghentikan negaranya untuk terus membantu persenjataan Ukraina (Foto: AP)

LONDON, iNews.id - Perdana Menteri InggrisKeir Starmer menegaskan revisi doktrin nuklirRusia tidak akan menghentikan negaranya untuk terus membantu persenjataan Ukraina

Rusia merilis doktrin nuklir yang baru, di antaranya menargetkan negara-negara yang membantu Ukraina dalam menyerang wilayah negaranya dengan serangan nuklir. Rusia akan mempertimbangkan untuk menggunakan senjata nuklir jika menjadi sasaran, termasuk jika diserang menggunkan rudal konvensional yang didukung oleh negara-negara berkekuatan nuklir. 

"Ada retorika tidak bertanggung jawab datang dari Rusia dan itu tidak akan menghalangi dukungan kami untuk Ukraina," kata Starmer, di sela KTT G20 di Rio de Janeiro, Brasil, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (20/11/2024).

Hal serupa disampaikan Jerman yang mengaku tidak merasa terintimidasi oleh doktrin nuklir Rusia yang baru.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Annalena Baerbock menegaskan, negaranya tak takut dengan ancaman nuklir Rusia saat menyampaikan pesan peringatan 1.000 hari perang Rusia-Ukraina. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Kalau Ada Perang Nuklir, Indonesia Kena Dampaknya

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal