Qatar Minta Kejelasan Israel soal Proposal Gencatan Senjata Usulan Joe Biden

Anton Suhartono
Qatar meminta sikap jelas dari Israel terkait proposal gencatan senjata terbaru yang diusulkan Presiden AS Joe Biden (Foto: Reuters)

DUBAI, iNews.id - Qatar, selaku mediator negosiasi gencatan senjata di Jalur Gaza, meminta sikap jelas dari Israel. Pemerintahan Israel terpecah dalam merespons proposal gencatan senjata dari Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Kelompok sayap kanan tetap menolak pembicaraan apa pun dengan Hamas untuk menghentikan peperangan.

Biden menawarkan proposal gencatan senjata tiga fase pada pekan lalu. Hamas menyambut positif usulan itu, namun Israel menegaskan tak akan menghentikan perang di Gaza sampai kelompok perlawanan yang berkuasa di Gaza itu dilenyapkan. 

“Kami menunggu sikap jelas dari Israel mewakili seluruh pemerintah dalam merespons proposal Amerika Serikat di Gaza,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (kemlu) Qatar, Majed Al Ansari, dikutip dari Reuters, Selasa (4/6/2024).

“Kesepakatan gencatan senjata harus segera mengakhiri penderitaan panjang seluruh rakyat di Gaza, para sandera, serta keluarga mereka dan memberikan peta jalan bagi gencatan senjata permanen dan mengakhiri krisis,” ujarnya, menambahkan.

Qatar, lanjut dia, juga masih menunggu sikap yang jelas dari Hamas.

Proposal gencatan senjata Biden yakni penghentian pertempuran selama 6 pekan di fase pertama. Selama fase itu seluruh pasukan Israel harus ditarik dari wilayah berpenduduk di Gaza. Selain itu Hamas akan membebaskan beberapa sandera, termasuk orang tua perempuan. Sebagai imbalannya, Israel juga membebaskan ratusan tahanan Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 menit lalu

Trump Sebut Presiden Israel Herzog Seharusnya Dipermalukan, Kenapa?

Internasional
59 menit lalu

Iran Sebut Israel Berusaha Gagalkan Negosiasi Nuklir dengan AS

Nasional
9 jam lalu

Kejagung Kaji Laporan Koalisi Sipil terkait Kejahatan Genosida Israel di Gaza

Nasional
6 jam lalu

Israel dan RI Ada di Board of Peace, Kemlu: Bukan Normalisasi Hubungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal