Ratusan Mantan Perwira Israel Geram dengan Kekerasan Pemukim Yahudi di Tepi Barat

Anton Suhartono
Ratusan mantan perwira Israel geram dengan meningkatnya kekerasan yang dilakukan pemukim Yahudi terhadap warga Palestina di Tepi Barat (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Ratusan mantan perwira dan pejabat keamanan Israel mengaku geram dengan meningkatnya kekerasan yang dilakukan pemukim Yahudi terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Mereka mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menekan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar segera menghentikan aksi tersebut.

Dalam surat terbuka, hampir 600 mantan pejabat militer, intelijen, dan diplomatik Israel memperingatkan bahwa kekerasan pemukim Yahudi dapat memicu konflik yang lebih luas serta mengancam keamanan Israel, AS, dan kawasan Timur Tengah. Mereka juga menyebut Trump sebagai satu-satunya sosok yang mampu memaksa Netanyahu mengambil tindakan tegas.

Kelompok lobi Commanders for Israel's Security (CIS) meminta Trump mengangkat persoalan itu dalam pertemuannya dengan Netanyahu pekan lalu. Kunjungan tersebut merupakan pertemuan ketujuh Netanyahu ke Gedung Putih selama masa jabatan kedua Trump sejak 2024.

Dalam surat itu, hampir 600 mantan pejabat militer Israel mendesak Trump membantu mengakhiri krisis akibat meningkatnya kekerasan di Tepi Barat.

"Kecuali dihentikan dengan cepat dan tegas, meningkatnya kekerasan di Tepi Barat siap menyulut konflik di kawasan dan memberikan dampak serius bagi keamanan Israel dan kepentingan regional AS," demikian isi surat kelompok CIS, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

2 hari lalu

Kirim Pasukan AS ke Greenland, Trump: Mimpi Jadi Kenyataan!

2 hari lalu

Trump Tiba-Tiba Umumkan Segera Kirim Banyak Pasukan AS ke Greenland

3 hari lalu

Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal