Ratusan Pelayat George Floyd Penuhi North Carolina Berseru Tuntut Keadilan

Rizki Maulana
Ratusan pelayan George Floyd meneriakkan tuntutan keadilan di sebuah gereja North Carolina, AS, Sabtu (6/6/2020) waktu setempat. (Foto: AFP).

MINNEAPOLIS, iNews.id - Ratusan pelayat berkumpul di sebuah gereja North Carolina, Amerika Serikat untuk mengikuti upacara pemakaman bagi George Floyd, pria kulit hitam tak bersenjata yang tewas di tangan polisi di Minneapolis, Minnesota, 25 Mei lalu. Mereka menunjukkan solidaritas sekaligus tuntutan akan keadilan.

Ratusan pelayat antre panjang sambil meneriakkan "Tidak ada keadilan, tidak ada perdamaian", Sabtu (6/6/2020). Mereka menunggu di luar gereja tempat upacara peringatan George Floyd dimulai pada Kamis (4/5/2020) waktu setempat atau Jumat (5/6/2020) waktu Indonesia.

Berdasarkan rencana, ayah tiga anak itu akan dimakamkan di kampung halamannya, Houston, Texas. Setelah upacara persemayaman di Minneapolis, jenazah dibawa ke Houston.

Sementara itu di Washington yang diprediksi akan menjadi tempat protes terbesar, ribuan orang terus mengalir ke pusat kota. Sejumlah tempat yang direncanakan menjadi titik demonstrasi yakni Lincoln Memorial, Freedom Plaza dan akhirnya bergerak ke Capitol Hill.

Floyd dilahirkan di Fayetteville, North Carolina, sebuah kota di sebelah timur Hoke. Meskipun dia menghabiskan sebagian besar hidupnya di Houston, banyak keluarga Floyd masih ada di sana, lapor Charlotte Observer.

Gubernur North Carolina memerintahkan pengibaran bendera pada setengah staf pada hari Sabtu untuk menghormati Floyd. Peringatan di North Carolina adalah yang kedua bagi Floyd.

“Peringatan sebelumnya diadakan di sebuah universitas di Minneapolis, dua mil dari tempat Floyd terbunuh. Peringatan ketiga dan terakhir akan diadakan di Houston, di mana Floyd akan dimakamkan,” tulis The Guardian, dikutip Minggu (7/6/2020)

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
19 jam lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Internasional
20 jam lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Internasional
22 jam lalu

Trump Deklarasikan Menang Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal