Rusia dan AS Adu Mulut di PBB soal Konflik Ukraina

Antara
Suasana sidang Dewan Keamanan PBB di New York, AS (ilustrasi). (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.idRusia dan Amerika Serikat saling tuduh soal konflik Ukraina di PBB. Moskow menyalahkan Barat lantaran menggunakan Ukraina sebagai tempat pengujian senjata mereka.

Saat berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB, Kamis (18/5/2023), Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan, Ukraina terseret ke dalam konflik yang berkepanjangan oleh Barat.

“Pengiriman sistem senjata yang semakin banyak dan terus-menerus ke Kiev untuk melakukan serangan dan pelatihan Angkatan Bersenjata Ukraina di wilayah mereka sendiri berarti bahwa negara-negara ini tidak hanya menjadi pihak dalam konflik bersenjata dengan Rusia... tetapi mereka juga kaki tangan kejahatan perang,” kata Nebenzia.

Sementara Wakil Duta Besar AS untuk PBB Robert Wood menyebut narasi Rusia justru memutarbalikkan fakta.

“Kami di sini lagi, mendengarkan tuduhan Rusia bahwa pengiriman senjata dari Amerika Serikat dan negara-negara lain yang memberikan dukungan kepada Ukraina untuk membela diri adalah ancaman besar dalam konflik Ukraina... bukannya invasi Rusia terhadap tetangganya yang berdaulat,” ujar Wood.

Menurut Wood, pengiriman senjata dari negara-negara Barat ke Kiev ditujukan untuk mencegah Rusia bertindak brutal terhadap warga sipil Ukraina. Apalagi, perang telah memaksa penduduk Ukraina meninggalkan rumah-rumah mereka dan berakibat pada naiknya harga energi serta pangan di seluruh Eropa, bahkan dunia.

Dia berdalih, pengiriman senjata oleh AS dan lainnya ke Ukraina bukanlah penyebab berlanjutnya perang “tak perlu” yang dilancarkan Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

57 tahun lalu

Tegang! Pesawat-Pesawat Militer AS Gentayangan di Sekitar Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal