Rusia dan China Gelar Patroli Udara Bersama di Asia Pasifik

Anton Suhartono
Rusia dan China gelar patroli udara bersama di Asia Pasifik (Foto: AFP)

MOSKOW, iNews.id - Kementerian Pertahanan Rusia, Selasa (23/7/2019), mengumumkan telah menggelar patroli udara bersama dengan China di wilayah Asia Pasifik.

Ini menjadi patroli pertama dengan jarak sangat panjang melibatkan dua negara raksasa militer itu.

Disebutkan, patroli itu tak ditujukan kepada negara tertentu, mengingat China sedang mengalami sengketa wilayah dengan negara-negara di Asia Tenggara.

Pernyataan ini disampaikan setelah Rusia menepis pesawat militernya dituduh melanggar wilayah udara yang disengketakan antara Korea Selatan (Korsel) dan Jepang,

Kementerian menyebut pesawat pengebom Tu-95 terbang di wilayah udara netrak di atas Laut Jepang. Namun saat melintas, pesawatnya dicegat dua jet tempur Korsel.

Rusia juga menepis pernyataan pejabat militer Korsel bahwa pesawatnya mendapat tembakan peringatan. Ditegaskan, pilot pesawat militer Rusia pasti akan membalas jika mendapat serangan yang mengancam keamanan kru, termasuk dalam kasus ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Sains
10 jam lalu

Kisah Sergei Krikalev, Kosmonaut Terakhir Uni Soviet 311 Hari Terombang-ambing di Luar Angkasa

Internasional
12 jam lalu

Ngeri! Toko Kembang Api Meledak di China jelang Imlek, 8 Orang Tewas

Internasional
1 hari lalu

Terungkap! 50.000 Lebih Tentara Israel Miliki Kewarganegaraan Asing

Internasional
4 hari lalu

Ukraina Mungkin Gelar Referendum Tahun Ini untuk Serahkan Wilayah ke Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal