Rusia Desak Pertemuan Darurat Dewan Keamanan PBB, Bahas Serangan AS dan Inggris ke Yaman

Ahmad Islamy Jamil
Suasana pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB di New York, AS (ilustrasi). (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mendesak untuk diadakannya pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB pada Jumat (12/1/2024). Tujuannya adalah untuk membahas serangan militer Amerika Serikat dan Inggris terhadap Yaman

“Rusia telah meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB pada 12 Januari sehubungan dengan serangan AS dan Inggris di Yaman,” kata misi tetap Rusia untuk PBB, seperti dikutip Reuters, hari ini. 

Amerika Serikat dan Inggris melancarkan serangan dari udara dan laut terhadap sejumlah sasaran militer Houthi di Yaman sebagai tanggapan atas serangan kelompok tersebut terhadap kapal-kapal di Laut Merah. Konflik tersebut menjadi perluasan regional dari perang Israel-Hamas di Jalur Gaza. 

Sementara Houthi mengancam Inggris dan AS akan membayar “harga mahal” atas serangan besar-besaran ini.  Seorang juru bicara Houthi mengatakan, tindakan militer AS dan Inggris di Yaman kali ini tidak dapat dibenarkan. Dia pun menegaskan kelompoknya akan terus menyasar kapal-kapal yang menuju Israel di Laut Merah. 

Pada Kamis (11/1/2024), Komando Pusat AS menyatakan bahwa Houthi telah menyerang kapal komersial di Laut Merah sebanyak 27 kali sejak 19 November. Houthi sebelumnya memang telah bersumlah untuk mencegah lewatnya kapal-kapal yang terkait dengan perusahaan Israel, atau menuju Israel, baik yang melintasi Laut Merah maupun Laut Arab. 

Menurut Houthi, pencegatan atau penyerbuan terhadap kapal-kapal di Laut Merah itu akan terus mereka lakukan sampai aksi militer Israel di Jalur Gaza berakhir.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
2 jam lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Internasional
17 jam lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Internasional
18 jam lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal