Rusia: Kami Siap Tengahi Konflik Israel-Palestina, tapi Ditolak AS

Ahmad Islamy Jamil
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Vershinin. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Rusia siap untuk menengahi konflik berpanjangan yang terjadi antara Israel dan Palestina. Namun, Amerika Serikat dikatakan tidak menginginkan keterlibatan Moskow dalam peran mediator tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Vershinin, Selasa (10/10/2023). Menurut dia, Rusia siap berkonsultasi dalam Kuartet Timur Tengah untuk membahas konflik Israel-Palestina. Namun, hal itu terganjal karena penentangan dari Washington DC.

“Kami siap melakukan upaya dan konsultasi apa pun, namun untuk membuka hambatan pada mekanisme yang tidak diinginkan oleh beberapa pihak, khususnya Amerika, jelas bahwa hal ini tidak mungkin dilakukan,” kata Vershinin kepada wartawan. 

Kuartet Timur Tengah adalah kelompok yang terdiri atas empat entitas internasional dan supranasional yang dibentuk pada 2002 untuk memediasi proses perdamaian Israel-Palestina. Keempat entitas itu adalah PBB, AS, Rusia, dan Uni Eropa.

Menurut Vershinin, AS selalu memblokir pekerjaan Kuartet Timur Tengah dalam beberapa tahun terakhir. Padahal, Rusia meyakini bahwa PBB dapat berperan untuk menemukan jalan keluar dari krisis tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
16 jam lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

17 jam lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Kembali Jadi Sorotan, Serukan Perang di Tepi Barat

17 jam lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

20 jam lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal