Rusia Masukkan Ketua Hakim Karim Ahmed Khan dalam DPO, Begini Sikap ICC

umaya
Hakim ICC, Karim Asad Ahmed Khan masuk daftar pencarian orang Kemedagri Rusia. (Foto: UN)

AMSTERDAM, iNews.id - Negara-negara anggota Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) menyatakan keprihatinannya atas keputusan Rusia yang memasukkan beberapa hakim dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kantor berita milik negara TASS, mengutip database Kementerian Dalam Negeri Rusia pada Jumat (19/5/2023) melaporkan, hakim ketua ICC, Karim Ahmed Khan telah masuk ke dalam daftar orang yang dicari.

Badan pengawasan manajemen pengadilan ICC, the Presidency of the Assembly of States Parties dalam sebuah pernyataan mengatakan, pihaknya menyesalkan tindakan intimidasi dan upaya yang tidak dapat diterima untuk merusak mandat Pengadilan Kriminal Internasional untuk menyelidiki, memberikan sanksi dan mencegah kejahatan internasional yang paling parah.

Sebelumnya, ICC yang berbasis di Den Haag itu mengeluarkan surat perintah untuk penangkapan Presiden Vladimir Putin pada Maret. Putin menghadapi tuduhan atas kejahatan perang dengan mendeportasi anak-anak secara ilegal dari Ukraina. ICC menegaskan, ada alasan yang masuk akal untuk percaya bahwa Putin dan komisaris hak anak Rusia, Maria Lvova-Belova memikul tanggung jawab pidana individu.

"Pengadilan Kriminal Internasional menyadari dan sangat prihatin tentang tindakan pemaksaan yang tidak beralasan dan tidak dapat dibenarkan yang dilaporkan dijatuhkan terhadap pejabat ICC," kata ICC dalam pernyataan terpisah, Sabtu (20/5/2023).

ICC menganggap langkah-langkah ini tidak dapat diterima. Pengadilan akan tetap tidak terpengaruh dalam menjalankan mandatnya yang sah untuk memastikan akuntabilitas atas kejahatan paling serius yang menjadi perhatian masyarakat internasional secara keseluruhan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
16 jam lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

1 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

2 hari lalu

Bahlil Pastikan Perusahaan Raksasa Rusia bakal Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan

2 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal