Rusia Sebut Trump Blunder Terapkan Tarif untuk China: Sekarang Amerika Menangis!

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev menyebut Donald Trump melakukan blunder dengan menerapkan tarif terhadap China (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional yang juga mantan Wakil Presiden Rusia Dmitry Medvedev menyebut Donald Trump melakukan blunder dengan menerapkan tarif terhadap China. Dampak buruk dari tarif tersebut merugikan AS serta sekutu-sekutunya, namun tak menghancurkan perekonomian China.

Trump menerapkan tarif masuk 145 persen untuk produk dari China sejak bulan lalu. Sebagai pembalasan, China menerapkan tarif 125 persen disertai pembatasan ekspor mineral kritis yang sangat diperlukan industri strategis AS.

Dalam sebuah posting-an bernada sarkastis di Telegram, Kamis (1/5/20250 bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, Medvedev menyebut Trump layak mendapat penghargaan "pegawai teladan" karena telah memulai perang tarif.

"Negara-negara tetangga Amerika dan sekutu-sekutunya di Eropa kini menderita dan menangis akibat tarif tersebut," kata Medvedev, di Telegram, seperti dikutip dari RT, Sabtu (3/5/2025).

“Mereka semua berada dalam posisi sangat buruk, menghadapi kebutuhan untuk tunduk dalam sebuah ritual yang dikenal sebagai ‘cium bokong saya’,” katanya, lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

2 hari lalu

Kirim Pasukan AS ke Greenland, Trump: Mimpi Jadi Kenyataan!

2 hari lalu

Trump Tiba-Tiba Umumkan Segera Kirim Banyak Pasukan AS ke Greenland

2 hari lalu

Terungkap! Hampir 60 Pesawat Militer AS Rusak Dihantam Iran, Kerugian Tembus Rp58 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal