Rusia Tembak Jatuh 6 Drone Tempur Ukraina, termasuk Bayraktar Buatan Turki yang Jadi Andalan

Ahmad Islamy Jamil
Drone buatan Turki, Bayraktar, menjadi salah satu peralatan tempur andalan militer Ukraina. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Angkatan Bersenjata Rusia menembak jatuh enam droneUkraina dalam sehari terakhir. Salah satu pesawat tak berawak yang dilumpuhkan tentara Moskow itu adalah drone tempur Bayraktar buatan Turki yang menjadi andalan Kiev.

“Pada malam hari (Kamis, 17/3/2022), sistem pertahanan udara dan penerbangan Angkatan Udara Rusia menembak jatuh enam kendaraan udara tak berawak milik Ukraina di udara, termasuk satu Bayraktar TB2,” kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, kepada wartawan di Moskow, Jumat (18/3/2022).

Dia menuturkan, Angkatan Bersenjata Rusia juga menyerang 81 fasilitas militer lainnya di Ukraina, termasuk empat sistem peluncuran roket ganda, tiga pos komando, delapan depot amunisi, dan 28 lokasi peralatan militer.

Menurut data yang dihimpun Kemhan Rusia, sejak awal operasi militer di Ukraina pada 24 Februari lalu, Moskow telah menghancurkan ribuan fasilitas tempur milik negara tetangganya itu. 

Perinciannya adalah, 183 drone; 1.406 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, serta; 138 sistem peluncuran roket ganda. Selanjutnya, ada 535 senjata artileri lapangan dan mortir, serta; 1.197 unit peralatan militer khusus.

Sebelumnya, Ukraina mengungkapkan rasa syukurnya menjadi pengguna drone tempur Bayraktar buatan Turki. Pasalnya, drone tersebut dinilai sangat efisien dalam pertempuran Kiev melawan serangan pasukan Rusia.

Turki telah menjual drone Bayraktar TB2 ke Ukraina dalam beberapa gelombang. Di masa lalu, senjata itu digunakan Kiev untuk melawan kelompok separatis yang didukung Rusia di Ukraina Timur.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 jam lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

5 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

6 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

6 hari lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal