Rusia Tuduh Ukraina Tempatkan Senjata Kiriman Barat di Fasilitas Nuklir

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan sistem peluncur roket HIMARS, salah satu senjata yang dipasok AS ke Ukraina. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) menuduh Ukraina menyimpan senjata yang dipasok Barat di dalam fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di seluruh negara itu. Namun, institusi itu tidak menyertakan bukti atas klaimnya tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, SVR mengungkapkan, peluncur roket HIMARS, sistem pertahanan udara yang dipasok oleh Amerika Serikat, saat ini telah dikerahkan ke PLTN Rivne di barat laut Ukraina.

“Angkatan bersenjata Ukraina menyimpan senjata dan amunisi yang disediakan oleh Barat di wilayah pembangkit listrik tenaga nuklir,” kata SVR. 

Menurut badan itu, pengiriman senjata HIMARS ke PLTN Rivne telah dilakukan Ukraina pada minggu terakhir Desember.

Banyak PLTN Ukraina yang menjadi fokus sorotan berbagai pihak sejak awal konflik. Pasukan Rusia merebut PLTN Chernobyl yang sudah tidak berfungsi kurang dari 48 jam setelah pasukan Moskow menyerbu Ukraina. Rusia juga merebut PLTN Zaporizhzhia—yang menjadi pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa—pada awal perang.

Baik Kiev maupun Moskow saling menuduh menembaki Zaporizhzhia dengan artileri. Sementara Ukraina menyebut Rusia memanfaatkan PLTN itu sebagai gudang senjata de factonya.

International Atomic Energy Agency (IAEA) atau Badan Energi Atom Internasional telah menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan di dekat pembangkit tersebut. Badan pengawas nuklir PBB itu pun memperingatkan risiko bencana nuklir atas kondisi tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Menhan Arab Saudi Pangeran Khalid Terbang ke Iran, Ada Apa?

2 jam lalu

Nah, Trump Bantah Akan Serang Iran

7 jam lalu

Trump: AS Kendalikan Selat Hormuz, Iran Tak Dapat Apa-Apa!

8 jam lalu

AS Mulai Tarik Diplomat dari Timur Tengah, Khawatir Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal