Saudi: Tuduhan Pembunuhan Jurnalis Khashoggi Bohong dan Tak Berdasar

Anton Suhartono
Jurnalis Jamal Khashoggi, kontributor The Washington Post. (Foto: AFP)

RIYADH, iNews.id - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi bereaksi atas tuduhan sebagai penyebab hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi. Khashoggi hilang sejak berkunjung ke kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu. Dia hendak mengambil dokumen terkait rencana pernikahannya dengan seorang perempuan Turki.

Menteri Dalam Negeri Saudi Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Nayef bin Abdul Aziz, seperti dilaporkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA), Jumat (12/10/2018), mengutuk tuduhan tersebut. Dia menegaskan tuduhan itu palsu dan bentuk serangan terhadap pemerintah Saudi.

Abdulaziz menegaskan, kabar yang beredar bahwa Saudi mengeluarkan perintah untuk membunuh Khashoggi merupakan kebohongan dan tuduhan tak berdasar. Kerajaan, lanjut dia, menjunjung tinggi norma dan tradisi dan sesuai dengan hukum dan konvensi internasional.

Dia juga memuji kerja sama dengan Turki melalui Komite Investigasi Gabungan dan saluran resmi lain. Selain itu, Abdulaziz juga menekankan pentingnya peran media dalam transfer fakta dan tidak memengaruhi penyelidikan dan proses peradilan.

Tuduhan bahwa Khashoggi dibunuh datang dari pejabat Turki dengan merujuk pada rekaman audio dan video di kantor konsulat. "Rekaman suara dari dalam kedutaan memaparkan apa yang terjadi pada Jamal setelah dia masuk," kata sumber yang tak disebutkan identitasnya, seperti dilaporkan The Washington Post.

Di sisi lain pemerintah Turki dan Saudi masih menyelidiki kasus ini. Amerika Serikat dilaporkan turut membantu penyelidikan.

Khashoggi merupakan kontributor The Washington Post yang menetap di Virginia, AS, sejak setahun lalu. Dia dilaporkan sudah mengajukan kewarganegaraan AS.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Trump Tunda Serang Iran atas Permintaan Arab Saudi Cs

Haji dan Umrah
2 hari lalu

18 Calon Haji Ilegal Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Sudah Bayar hingga Rp290 Juta

Nasional
3 hari lalu

Indonesia-Arab Saudi Berpotensi Rayakan Iduladha 1447 H Serentak pada 27 Mei

Haji dan Umrah
5 hari lalu

Kemenhaj Terapkan Biaya Dam Haji 720 Riyal, Jemaah Diminta Bayar Lewat Jalur Resmi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal