Sebelum Kunjungan Pelosi ke Taiwan, Xi Jinping Ingatkan Joe Biden agar Tak Memperparah Krisis

Ahmad Islamy Jamil
Presiden China Xi Jinping (kiri) berjabat tangan dengan Joe Biden di Gedung Putih, Washington DC, pada 14 Februari 2012. Kala itu, Biden masih menjabat wakil presiden AS. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Presiden ChinaXi Jinping pernah mengingatkan Presiden AS Joe Biden agar tidak memperparah krisis dunia. Hal itu disampaikan Xi saat melakukan panggilan telepon dengan Biden, beberapa hari menjelang kunjungan Ketua DPR Nancy Pelosi ke Taiwan.

The Wall Street Journal (WSJ), dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui masalah tersebut, pada Kamis (11/8/2022) melaporkan, Xi mengatakan kepada Biden bahwa sekarang bukan waktunya untuk membuat krisis besar-besaran. Pesan itu dia utarakan kepada presiden AS itu saat berkomunikasi via telepon pada 28 Juli, atau empat hari sebelum kunjungan kontroversial Pelosi ke Taiwan.

Pemimpin China itu juga menyatakan frustrasi, karena diplomasi gagal mencegah perjalanan perempuan itu ke Taipei. Selama percakapan dua pemimpin dunia itu, Xi memperingatkan Biden tentang kemungkinan konsekuensi dari pelayaran Pelosi. Akan tetapi, tidak dijelaskan secara perinci dampak apa yang mungkin terjadi.

Pada saat yang sama, Xi mengisyaratkan bahwa China tidak akan terlibat dalam konflik penuh dengan Amerika Serikat. Karena itu, dia meminta kedua belah pihak untuk menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan.

Menurut laporan WSJ, para pejabat China juga telah memperingatkan Washington DC akan kunjungan Pelosi ke Taiwan sejak April lalu. Mereka khawatir langkah tersebut dapat memicu “efek domino” terhadap politisi dunia lainnya untuk ikut-ikutan bepergian ke Taipei.

Situasi di sekitar Taiwan menjadi tegang setelah kunjungan Pelosi baru-baru ini ke Taipei. China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan menentang kontak asing resmi langsung dengan pulau itu. 

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan, Beijing tidak akan membiarkan “pasukan kemerdekaan pro-Taiwan” karena reunifikasi Taiwan dengan China secara historis tak terelakkan. Dia pun mengingatkan, semua upaya pihak asing memanfaatkan Taiwan untuk menahan China pasti akan gagal.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Takut Ditembak Iran, Kapal-Kapal Tanker Ogah Lewati Jalur Selat Hormuz Pilihan AS

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

57 tahun lalu

Taiwan Buka Peluang bagi Inovator RI, Tawarkan Rp490 Juta untuk Solusi Kesehatan Berbasis AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal