Senator AS Akan Makzulkan Menhan Pete Hegseth terkait Perang Iran

Anton Suhartono
Anggota Senat AS dari Partai Demokrat Yassamin Ansari memulai proses pemakzulan Menhan Pete Hegseth (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Anggota Senat Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Yassamin Ansari memulai proses pemakzulan Menteri PertahananPete Hegseth terkait penanganan perang Iran.

Para senator Demokrat sebelumnya menyoroti sikap Hegseth yang secara terang-terangan menganggap enteng penggunaan kekuatan militer.

"Hanya Kongres yang punya kekuasaan untuk menyatakan perang, bukan presiden yang nakal atau antek-anteknya," kata perempuan keturunan Iran itu, dikutip seperti dikutip dari portal berita Axois, Selasa (7/4/2026).

Sang Muslimah menambahkan, keputusan Hegseth untuk menyerang Iran hingga membahayakan nyawa personel militer AS serta tindakan kejahatan perang yang berulang, termasuk pengeboman SD perempuan di Minab, Iran, serta penghancuran infrastruktur sipil secara sengaja, menjadi alasan untuk memberhentikannya dari jabatan.

Ansari akan memulai proses pemakzulan pekan depan.

AS bersama Israel menyerang Iran sejak 28 Februari, menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Serangan paling parah terhadap warga sipil menargetkan SD perempuan, menewaskan sedikitnya 160 siswi.

Iran membalas dengan menyerang Israel serta pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Awalnya, AS dan Israel mengklaim serangannya sebagai tindakan pencegahan dalam melawan ancaman program nuklir Iran, Namun tujuan itu bergeser menjadi penggulingan rezim di Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Iran Mojtaba Dilaporkan Akan Pimpin Doa Bersama untuk Ali Khamenei, Muncul ke Publik?

57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal