Serangan Pertama Usai Gencatan Senjata, 30 Tentara Afghanistan Tewas

Nathania Riris Michico
Sebanyak 30 tentara Afghanistan tewas dibunuh Taliban dalam serangan pertama mereka sejak gencatan senjata berakhir. (Foto: AFP)

KABUL, iNews.id - Militan Taliban membunuh 30 tentara Afghanistan dan merebut pangkalan militer di Provinsi Badghis, Rabu (20/6/2018). Ini serangan besar pertama mereka sejak gencatan senjata untuk merayakan Idul Fitri.

Gencatan senjata selama tiga hari Taliban berakhir pada Minggu (17/6).

Gubernur Provinsi Abdul Qafoor Malikzai mengatakan Taliban menyerang dua pos keamanan pada jam-jam awal. Kepala Dewan Provinsi Badghis, Abdul Aziz Bek, mengatakan, satu pangkalan militer di Distrik Balamerghab menjadi sasaran.

"Sejumlah besar Taliban datang dari beberapa arah. Setelah beberapa jam pertempuran sengit, 30 pasukan keamanan Afghanistan tewas dan Taliban merebut pangkalan," kata Bek, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (20/6/2018).

Sebanyak 15 gerilyawan Taliban tewas di daerah lain di provinsi itu semalam. Bek menambahkan, militan mempersiapkan serangan mereka dan melakukan pengintaian di daerah itu selama gencatan senjata.

Taliban belum mengomentari serangan itu.

Sementara itu, juru bicara kepolisian Badghis, Naqibullah Amini, mengonfirmasi kematian 30 tentara dan menyebut Taliban membunuh empat tentara dalam serangan terpisah di pos pemeriksaan keamanan di distrik yang sama.

Taliban berjuang mengusir pasukan NATO dan mengalahkan pemerintah Ghani yang didukung Amerika Serikat (AS) untuk memulihkan syariah, atau hukum Islam, setelah invasi AS pada 2001.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 bulan lalu

Pemicu Perang Pakistan-Afghanistan yang Menewaskan Puluhan Orang

Internasional
4 bulan lalu

Militer Pakistan Serang Ibu Kota Kabul Afghanistan Sebelum Sepakati Gencatan Senjata

Internasional
4 bulan lalu

Perang Tewaskan Puluhan Orang, Pakistan-Afghanistan Sepakati Gencatan Senjata 48 Jam

Internasional
4 bulan lalu

Trump Ancam Afghanistan jika Tak Serahkan Pangkalan Bagram: Hal Buruk Akan Terjadi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal