Serangan Rudal Rusia Tewaskan 11 Orang di Zaporizhzhia, Ada Perempuan dan Anak-Anak

Ahmad Islamy Jamil
Tim penyelamat sibuk bekerja di sebuah gedung apartemen yang hancur akibat serangan rudal Rusia di Zaporizhzhia, Ukraina, Sabtu (4/3/2023). (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id – Serangan rudalRusia yang menghantam sebuah blok apartemen di Kota Zaporizhzhia, belum lama ini, menyebabkan 11 orang tewas. Pada Sabtu (4/3/2023), mayat seorang perempuan ditemukan di reruntuhan gedung, menjadikannya korban jiwa terakhir yang diketahui dalam peristiwa itu.

Layanan darurat Ukraina menyatakan, terdapat seorang anak di antara 11 korban yang tewas dalam serangan yang berlangsung pada Kamis (2/3/2023) dini hari itu. Pejabat daerah setempat mengatakan, Rusia menggunakan rudal S-300 untuk menghantam bangunan apartemen lima lantai.

Dalam sebuah unggahan di Telegram tak lama pascaserangan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berjanji untuk meminta pertanggungjawaban Rusia atas insiden tersebut.

“Negara teroris (Rusia) ingin mengubah setiap hari bagi rakyat kami menjadi hari yang penuh teror. Tapi kejahatan tidak akan memerintah di tanah kami,” ujarnya.

“Kami akan mengusir semua penjajah dan mereka pasti akan dimintai pertanggungjawaban atas semuanya.”

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

3 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina

3 hari lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

3 hari lalu

Blak-blakan Sentil Zelensky, Trump: Sudah Waktunya Ukraina Ganti Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal