Situasi Tegang, Inggris Bakal Kerahkan Lebih Banyak Tentara di Timur Tengah

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Inggris berjalan menuju Gedung Parlemen di London, 10 Oktober 2018. (Foto: EPA)

LONDON, iNews.id - Inggris akan mengerahkan personel militer tambahan di Timur Tengah di tengah ketegangan di kawasan tersebut menyusul kematian pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh. Rencana itu diungkapkan oleh Pemerintah Inggris, akhir pekan ini.

"Personel militer juga sedang dalam proses pengerahan ke kawasan tersebut untuk memberikan dukungan operasional kepada Kedutaan Besar guna membantu warga negara Inggris," kata Pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan, Sabtu (3/8/2024).

Sementara itu, Operasi Perdagangan Maritim Inggris mengatakan, pihaknya telah menerima laporan sinyal marabahaya dari sebuah kapal yang berlayar sejauh 170 mil laut (195 mil) barat daya pelabuhan Aden di Yaman.

Pada Jumat (2/8/2024), Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant berdiskusi dengan Menhan Inggris, John Healey, tentang pentingnya membentuk koalisi. Tujuan koalisi itu adalah untuk melindungi Israel dari Iran dan para sekutunya di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah.

Rabu lalu, Hamas mengonfirmasi bahwa Haniyeh gugur akibat serangan Israel di kediamannya di Teheran setelah menghadiri pelantikan Presiden Iran yang baru terpilih, Masoud Pezeshkian. Hamas menyalahkan Israel dan Amerika Serikat atas kematian Haniyeh dan berjanji akan membalas dendam.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Korban Tewas Demonstrasi di Iran Jadi 648 Orang termasuk Anak di Bawah Umur

Nasional
14 jam lalu

Pantau Situasi di Iran, Kemlu Pastikan Evakuasi WNI Belum Diperlukan 

Internasional
14 jam lalu

Bela Iran, Rusia Kutuk Intervensi Amerika Cs terkait Demonstrasi Berdarah

Internasional
18 jam lalu

Trump Ancam Kenakan Tarif 25% kepada Negara yang Berbisnis dengan Iran

Internasional
18 jam lalu

Menlu Araghchi Sebut Trump Cari-Cari Alasan untuk Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal