Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Anton Suhartono
Perilisan jutaan dokumen Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman AS mengguncang rivalitas politik Israel (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perilisan jutaan dokumen Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) bukan hanya mengguncang elite global, tapi juga membuka kembali rivalitas politik lama di Israel.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melontarkan serangan keras terhadap pendahulunya, Ehud Barak. Nama Barak disebut dalam dokumen terkait sang predator seks anak tersebut.

Bagi Netanyahu, kemunculan nama Barak dalam dokumen Epstein bukan sekadar isu masa lalu. Dia menjadikannya momentum untuk menegaskan narasi lama, Barak disebut sebagai aktor yang terus berupaya melemahkan pemerintahannya selama lebih dari 2 dekade.

Dalam pernyataan di media sosial X, Netanyahu menyebut hubungan Epstein dengan Barak tidak membuktikan adanya keterlibatan Israel, namun justru memperlihatkan peran personal Barak yang dinilainya bermasalah. 

Netanyahu bahkan menuding Barak secara obsesif berusaha merusak demokrasi Israel sejak kekalahan pemilu yang dialaminya lebih dari 20 tahun lalu.

“Barak bekerja sama dengan kelompok kiri radikal anti-Zionis untuk menggulingkan pemerintah yang sah,” tulis Netanyahu.

Perseteruan Netanyahu dan Barak memang sudah lama menjadi bagian dari lansekap politik Israel. Barak, yang menjabat Perdana Menteri pada 1999-2001, dikenal sebagai salah satu pengkritik paling vokal Netanyahu. Dalam beberapa tahun terakhir, Barak secara terbuka menyerukan penggulingan pemerintahan Netanyahu, terutama terkait kebijakan kontroversial reformasi peradilan dan penanganan konflik Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
6 jam lalu

Israel Membara Digempur Rudal Iran, Warga Tel Aviv Dilanda Ketakutan!

Internasional
18 jam lalu

Ribuan Warga Israel Demonstrasi Tolak Perang, Dipukuli hingga Ditangkap Polisi

Internasional
18 jam lalu

Iran Akan Hancurkan Kampus-Kampus AS di Timur Tengah, Peringatkan Dosen dan Mahasiswa Menjauh

Internasional
19 jam lalu

AS Tembakkan 850 Lebih Rudal Tomahawk dalam Perang Iran, Persediaan Sekarat?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal