ARAB SAUDI, iNews.id – Obesitas atau kegemukan dapat meningkatkan risiko infeksi virus corona (Covid-19). Obesitas juga meningkatkan kemungkinan seseorang untuk dirawat di rumah sakit jika terinfeksi, demikian menurut studi terbaru yang dilakukan oleh Dewan Kesehatan Arab Saudi (SHC) dan Bank Dunia (WB).
Studi yang dilakukan oleh tim gabungan beranggotakan empat orang tersebut juga menegaskan bahwa orang gemuk memiliki peluang lebih tinggi untuk dirawat di ICU. Obesitas juga meningkatkan risiko kematian seseorang jika tertular virus corona.
“Ya, benar demikian (obesitas meningkatkan risiko kematian pasien Covud-19),” ungkap Sekretaris Jenderal SHC, Dr Nahar bin Mizki al- Azmi, seperti dilansir dari kantor berita resmi Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), Senin (31/8/2020).
Temuan penelitian itu menunjukkan, orang gemuk 47 persen lebih mungkin terinfeksi Covid-19 dibandingkan dengan orang yang bugar atau dengan berat ideal. Orang gemuk juga 113 persen lebih mungkin untuk dirawat di rumah sakit dan 74 persen lebih mungkin untuk dirawat di ICU. Studi tersebut juga menunjukkan bahwa obesitas meningkatkan risiko kematian hingga 48 persen.
Sebuah penelitian yang dilakukan selama periode satu tahun dari 2013 hingga 2014 menemukan bahwa 42 persen populasi penelitian dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah dan pola makan yang tidak sehat di Arab Saudi mengalami obesitas.
Kerajaan Arab Saudi sejauh ini mengonfirmasi 314.821 kasus infeksi virus corona, dengan total pasien sembuh 289.667 orang (92 persen). Sementara, total pasien Covid-19 yang meninggal dunia di negeri itu sebanyak 3.870 jiwa.