Sudan Diguncang Kudeta Lagi, Militer Tangkap Para Menteri dan Bandara Ditutup

Ahmad Islamy Jamil
Rakyat Sudan turun ke jalan untuk berunjuk rasa di Khartoum, Kamis (21/10/2021). Mereka memprotes upaya militer mengendalikan kekuasaan di negara itu. (Foto: Reuters)

KHARTOUM, iNews.idSudan kembali diguncang kudeta. Sebagian besar menteri dan sejumlah pemimpin partai propemerintah ditangkap militer di Ibu Kota Khartoum, Senin (25/10/2021). 

Reuters melansir, pasukan militer dan paramiliter Sudan dikerahkan di seluruh Khartoum untuk membatasi pergerakan warga sipil. Sementara para pengunjuk rasa yang membawa bendera nasional membakar ban di berbagai wilayah kota, menurut laporan seorang saksi mata.

Bandara Khartoum ditutup dan penerbangan internasional ditangguhkan, menurut saluran TV Alarabiyah yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Sampai berita ini diunggah, belum ada komentar langsung dari militer terkait kudeta itu.

Sumber anonim yang dikutip stasiun TV al-Hadath mengatakan, Perdana Menteri Sudan, Abdallah Hamdok, menjadi tahanan rumah setelah pasukan militer tak dikenal mengepung kediamannya pada Senin pagi waktu setempat.

Bulan lalu, Sudan juga diguncang oleh upaya kudeta namun gagal. Situasi negeri Afrika itu berada di ujung tanduk menyusul ketegangan hubungan antara kelompok militer dan sipil di negara itu. Perebutan kekuasaan antara kedua kelompok itu makin panas sejak penggulingan mantan Presiden Omar al-Basyir pada 2019.

Basyir lengser dari kursi kekuasaan setelah menghadapi demonstrasi massa selama berbulan-bulan. Transisi politik yang disepakati pascapenggulingan pemimpin Sudan itu sedianya dilanjutkan dengan pemilihan umum pada akhir 2023.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

TNI: Prajurit Hadir di Ranah Sipil Jangan Buru-buru Dianggap Militerisme

57 tahun lalu

Trump Disebut bakal Perketat Syarat untuk Akhiri Perang Iran, Apa Saja?

57 tahun lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal