Swiss: Sanksi Barat terhadap Rusia Gagal Selesaikan Konflik Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Embargo Uni Eropa terhadap minyak Rusia menjadi bagian dari sanksi yang dijatuhkan Barat atas agresi militer Moskow di Ukraina (ilustrasi). (Foto: Reuters)

ZURICH, iNews.id – Sanksi yang dijatuhkan negara-negara Barat terhadap Rusia dinilai gagal berkontribusi pada penyelesaian konflik Ukraina. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Ekonomi Swiss, Guy Parmelin, akhir pekan kemarin.

“Jika tujuan sanksi adalah untuk mengakhiri perang di Ukraina sesegera mungkin, maka saya ingin menunjukkan bahwa tujuan ini masih belum tercapai,” kata Parmelin dalam wawancara dengan surat kabar Blick, Minggu (5/6/2022).

Dia mengungkapkan, efektivitas sanksi sangat tergantung pada penggunaannya bersama dengan perangkat politik, diplomatik, dan hukum lainnya.

Parmelin pun memperingatkan, harga energi dunia bisa naik lebih jauh karena sanksi terhadap Rusia. Sayangnya, tidak ada negara Eropa yang memiliki solusi pasti untuk masalah ini.

Rusia mulai meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Barat dan para sekutunya menanggapi agresi militer Rusia itu dengan menjatuhkan sanksi komprehensif terhadap Moskow. Sanksi Barat dan operasi militer Rusia itu sendiri telah mengakibatkan gangguan dalam rantai pasokan dan menyebabkan lonjakan harga energi di seluruh dunia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
6 jam lalu

Rusuh! PM Kosovo Dilempar Telur saat Sidang Parlemen

2 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

4 hari lalu

141 Imigran asal Maroko Tewas Nyeberang ke Spanyol, Tenggelam dan Terinjak-injak

5 hari lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal