Taipei Tak Terima Selat Taiwan Diklaim China, Dukung Kehadiran Kapal Perang AS

Anton Suhartono
Taipei tegaskan Selat Taiwan adalah perairan internasional bukan wilayah China (Foto: Reuters)

TAIPEI, iNews.id - Taiwan membantah klaim China atas Selat Taiwan dengan menegaskan kawasan itu masuk perairan internasional. Atas dasar ini, Taiwan mendukung kapal-kapal perangAmerika Serikat (AS) untuk transit.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China pada Senin kemarin menegaskan negaranya memiliki kedaulatan, hak berdaulat, dan yurisdiksi atas Selat Taiwan. Pernyataan itu direspons Juru Bicara Kemlu Taiwan Joanne Ou mengatakan komentar itu keliru.

"Selat Taiwan adalah perairan internasional dan perairan yang berada di luar teritorial kami tunduk pada prinsip kebebasan laut lepas hukum internasional," kata Ou, dikutip dari Reuters, Selasa (14/6/2022).

Taiwan, lanjut dia, selalu menghormati aktivitas kapal asing di Selat Taiwan jika mematuhi hukum internasional, termasuk melakukan lintas damai seperti dilakukan kapal-kapal perang AS.

"Kami memahami dan mendukung kontribusi misi kebebasan navigasi AS guna mempromosikan perdamaian dan stabilitas regional," tuturnya.

Selat sempit itu kerap pemicu ketegangan militer sejak pemerintah Republik China (nama resmi Taiwan) melarikan diri dari daratan pada 1949. Mereka melarikan diri ke Taiwan setelah kalah perang saudara dengan kelompok komunis yang kemudian mendirikan Republik Rakyat China.

Ketegangan semakin meningkat beberapa tahun terakhir, ditandai dengan kehadiran kapal-kapal perang AS serta beberapa negara sekutu seperti Inggris dan Kanada. Sementara China kerap mengerahkan pesawat-pesawat tempur ke Zona Identifikasi Wilayah Udara (ADIZ) Taiwan, termasuk pengebom.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

1 hari lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

1 hari lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

2 hari lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal