TAIPEI, iNews.id - Upaya mencegah penyebaran virus korona dilakukan di berbagai negara dengan cara masing-masing. Di Taiwan, para narapidana diperbantukan untuk memproduksi masker, di tengah tingginya permintaan.
Di balik pagar berduri Penjara Taipei, Kota Touyuan, para narapidana duduk di depan mesin jahit untuk membuat masker. Secara bergantian mereka bekerja 24 jam untuk memproduksi masker.
Tentu saja masker tak dibuat asal-asalan, melainkan sudah memenuhi standar medis. Mereka tergolong tenaga terampil dalam menjahit karena di hari normal biasa membuat seragam penjara.
Pekerjaan rutin mereka diganti dengan membuat masker setelah kasus virus korona menyebar ke Taiwan. Sejak pertengahan Februari mereka sudah membuat 52.000 masker wajah.
Seorang napi, Yuh (50), mengatakan, masker begitu sulit didapat dalam kondisi seperti ini. Keluarganya yang rutin menjenguk di lapas mengeluhkan hal itu. Bukan hanya langka, masker juga menjadi barang mahal.