Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

Anton Suhartono
Sanae Takaichi tidak menyebut Amerika Serikat sebagai pelaku pengeboman saat pidato peringatan 81 tahun bom atom Hiroshima dan Nagasaki (Foto: Kyodo via AP)

TOKYO, iNews.id - Jepang memperingati 81 tahun bom atom di Kota Nagasaki, Minggu (9/8/2026). Namun dalam pidatonya, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tidak menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai negara yang menjatuhkan bom di Nagasaki maupun Hiroshima.

"Bencana yang terjadi 81 tahun lalu di Nagasaki dan Hiroshima tidak boleh terulang kembali. Negara kita berpegang teguh pada Tiga Prinsip Non-Nuklir dan sesuai dengan janji 'Biarkan Nagasaki tetap menjadi lokasi terakhir bom atom'," kata Takaichi, seperti dikutip dari Sputnik.

Dia melanjutkan, cukup Jepang sebagai satu-satunya negara di dunia yang diserang bom atom selama perang. Negaranya juga terus melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan dunia tanpa senjata nuklir.

Namun Wali Kota Nagasaki Shiro Suzuki yang secara eksplisit menyebut dalam Deklarasi Perdamaian, pesawat militer AS menjatuhkan bom atom di kota tersebut.

"Pada 9 Agustus 1945, sebuah bom atom yang dijatuhkan oleh pesawat militer Amerika, langsung menghancurkan Kota Nagasaki," kata Suzuki.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Nah, Jenderal Kepala Staf Gabungan AS Sebut Militernya Tak Akan Menang Perang Lawan Iran

5 jam lalu

Iran: AS-Israel Kehabisan Kata-Kata untuk Jelaskan Kegagalan Perang

6 jam lalu

Helikopter Pemadam Jatuh saat Bertugas Picu Kebakaran Hutan yang Baru, 2 Kru Tewas

7 jam lalu

Militer Iran: AS dan Israel Gagal Total dalam Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal