Taliban Dilaporkan Tiru Model Pemerintahan Iran, Punya Pemimpin Tertinggi seperti Khamenei

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin Taliban, Hibatullah Akhundzada. (Foto: ist)

KABUL, iNews.idTaliban dilaporkan sedang menyusun pemerintahan dengan meniru model yang diterapkan Iran. Pemimpin Taliban, Hibatullah Akhundzada, ditunjuk menjadi pemimpin tertinggi Afghanistan layaknya posisi Ali Khamenei di Iran.

Di atas kertas, Iran memang memiliki presiden dan kabinet pemerintahan. Namun, yang memegang kekuasaan tertinggi di sana adalah otoritas agama yang dipimpin seorang “imam” alias pemimpin agung. 

Imam tersebut dapat mendikte berbagai kebijakan pemerintah, bahkan mengesampingkan undang-undang dan mengesampingkan presiden. Dia memiliki keputusan akhir dalam semua masalah negara.

“Pemimpin Tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada—yang tidak pernah tampil di depan umum dan keberadaannya sebagian besar masih belum diketahui—kemungkinan besar menjadi Pemimpin Tertinggi (Afghanistan), yang memimpin Dewan Tertinggi yang beranggotakan 11 hingga 72 orang,” kata CNN-News18 mengutip sejumlah sumber, Rabu (1/9/2021).

Laporan itu menambahkan, bahwa Akhundzada, yang memimpin Taliban sejak 2016, sebagian besar akan menjalankan tugasnya di Kandahar. Kandahar adalah tempat kelahiran Taliban dan pusat pemerintahan kelompok itu pada 1990-an.

Pada Minggu (29/8/2021) lalu, Taliban mengumumkan bahwa Akhundzada berada di Afghanistan. “Dia hadir di Kandahar. Dia telah tinggal di sana sejak awal,” kata Juru Bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.

Mujahid juga mengatakan kepada Reuters pada Sabtu (28/8/2021) bahwa Taliban akan mengumumkan kabinet lengkap dalam tempo sepekan. Kabinet itu tidak hanya mencakup para menteri tetapi juga para pemimpin negara.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Tegang, Trump Kirim Utusan ke Qatar: Iran Minta Bertemu

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal