YANGON, iNews.id - Sedikitnya 15 orang tewas dan puluhan lainnya terluka akibat tanah longsor di tambang batu giok tua di Myanmar. Mereka ditemukan di tambang pada Senin (16/7).
Dilaporkan AFP, Selasa (17/7/2018), Kementerian Informasi Myanmar menyebut peristiwa tersebut terjadi di wilayah Hpakant. Para korban tewas kebanyakan sedang mencari giok di tambang yang sudah tidak lagi aktif ini.
Sebanyak 14 jenazah dievakuasi dari timbunan longsor sedangkan satu orang lainnya meninggal saat dilarikan ke rumah sakit. Selain itu, kementerian menyebut lebih dari 45 orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.
Seorang warga Hpakant, Long Long (30), mengatakan tanah longsor terjadi di perkampungan bernama Lone Khin.
Seorang penjaga keamanan wilayah setempat yang menyaksikan longsor mengatakan, banyak korban masih hilang. Namun hujan deras yang terus mengguyur mempersulit upaya pencarian.
Kementerian menyebut tim penyelamat yang terdiri atas otoritas desa setempat, petugas pemadam kebakaran dan anggota LSM setempat telah dikerahkan ke lokasi longsor.
Insiden longsor sering terjadi di Myanmar, terutama di Kachin daerah yang menjadi asal kebanyakan giok di dunia. Peristiwa tanah longsor yang mematikan sering melanda wilayah sekitar Hpakant dalam beberapa tahun terakhir, dan yang terbesar terjadi pada November 2015 menyebabkan lebih dari 100 orang tewas.