Tambang Berlian Bocor Tewaskan 12 Orang, Kongo Tuntut Ganti Rugi ke Angola

Umaya Khusniah
Batu berlian. (Foto: Pixabay)

KINSHASA, iNews.id - Sebanyak 12 orang tewas dan 4.400 warga Kongo jatuh sakit akibat kebocoran di ujung tambangberlian di Angola, Juli lalu. Pemerintah Kongo akan meminta ganti rugi namun belum diketahui jumlah pastinya.  

Menteri Lingkungan Hidup Republik Kongo, Eve Bazaiba mengatakan hal tersebut usai mengunjungo Provinsi Kasai. Di provinsi tersebut, terdapat Sungao Tshikapa yang tercemar sehingga air menjadi merah dan ikan mati. 

"Pemerintah Kongo akan mencari solusi sesuai dengan prinsip 'pencemar membayar," kata Bazaiba. 

Sayang dia tak merinci bagaimana tepatnya 12 orang itu meninggal pasca-kebocoran tambang berlian.  

Gubernur Provinsi Kasai, Dieudonné Pieme melarang orang minum air dan makan ikan dari sungai Tshikapa setelah tumpahan tambang. Dikatakan, akibat tumbahan tersebut, populasi ikan di sungai habis.

Sementara itu, Sociedade Mineira de Catoca, yang mengelola tambang dengan produksi 75 persen berlian Angola, tidak segera menanggapi permintaan komentar atas kematian tersebut.

Perusahaan sebelumnya mengatakan segera mengambil tindakan untuk meminimalkan aliran sedimen ke sungai. Mereka juga menyumbangkan makanan kepada masyarakat yang terdampak.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
4 hari lalu

Dari Kalimantan ke Panggung Dunia: Ketika Keahlian Tambang Indonesia Jadi Komoditas Global

6 hari lalu

Kombes Fahrurozi Bantah Tudingan Penipuan Tambang Emas, bakal Laporkan Balik WN Malaysia

6 hari lalu

Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo, Ini Pertimbangan Hakim

6 hari lalu

Breaking News: Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Dapat Ganti Rugi Rp5 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal