Tentara Negara-negara Eropa Siaga di Greenland, Trump Masih Ngotot Ambil Alih

Maria Christina Malau
Negara-negara Eropa mengerahkan pasukan ke Greenland untuk latihan pertahanan, di tengah sikap Trump yang ngotot mendorong pengambilalihan pulau Arktik. (Foto: AP)

NUUK, iNews.id – Negara-negara Eropa mulai mengerahkan pasukan tentara ke Greenland sebagai bagian dari persiapan latihan pertahanan, Kamis (15/1/2026). Langkah ini diambil di tengah sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang terus mendorong pengambilalihan pulau Arktik tersebut dengan dalih keamanan.

Mengutip Reuters, Angkatan Bersenjata Jerman telah mengirim tim pengintai berjumlah 13 personel yang lebih dulu menuju Kopenhagen sebelum melanjutkan perjalanan ke Greenland bersama personel Denmark. Pada Rabu malam, sebuah pesawat Angkatan Udara Denmark juga mendarat di Bandara Nuuk, membawa personel berseragam militer yang kemudian diangkut menggunakan dua bus.

Pertemuan pejabat Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland pada Rabu (14/1/2026) memang terhindar dari ketegangan terbuka seperti yang dialami Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tahun lalu. Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan solusi cepat atas sengketa yang berkembang terkait Greenland.

"Ambisi Amerika untuk mengambil alih Greenland masih ada," ujar Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen dalam pernyataan tertulis kepada Reuters, Kamis.

Dia menyebut terdapat perbedaan pandangan yang mendasar antara kedua negara. "Ini tentu serius. Karena itu kami terus berupaya mencegah skenario tersebut menjadi kenyataan," katanya.

Trump sebelumnya mengatakan, Greenland yang memiliki posisi strategis dan kaya sumber daya mineral sangat penting bagi keamanan Amerika Serikat. Dia menegaskan, AS perlu memiliki pulau tersebut untuk mencegah Rusia atau China memperluas pengaruhnya di kawasan Arktik.

Trump juga mengatakan seluruh opsi terbuka untuk mengamankan wilayah itu, meski Greenland merupakan wilayah otonom di bawah Denmark. Dia menilai Denmark tidak mampu membendung pengaruh Rusia dan China di kawasan tersebut.

Di sisi lain, Rusia menepis klaim NATO yang menyebut Moskow dan Beijing sebagai ancaman bagi Greenland. Pemerintah Rusia menyebut narasi tersebut sebagai mitos yang sengaja dibesar-besarkan untuk memicu ketegangan, sekaligus memperingatkan bahaya eskalasi konflik di kawasan Arktik.

Hingga kini, hanya sedikit bukti yang menunjukkan aktivitas signifikan kapal Rusia dan China di sekitar perairan Greenland.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Gagal Bujuk Trump, Menlu Denmark: Amerika Jelas Ingin Caplok Greenland

Internasional
15 jam lalu

Greenland Heran Amerika Mau Serang Negara Sesama NATO

Internasional
2 hari lalu

Duh, Warga Greenland Tak Bisa Tidur gara-gara Takut Ancaman Trump

Internasional
2 hari lalu

Greenland Pilih Gabung dengan Denmark, Trump Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal