KOPENHAGEN, iNews.id - Teka-teki perusakan makam tua Yahudi di Kota Randers, Denmark, terungkap. Polisi menangkap seorang aktivis neo-Nazi, Jacob Vullum Andersen, atas tuduhan perusakan 84 makam tersebut.
Andersen merupakan pemimpin Nordic Resistance Movement (NRM) yang juga aktif di Swedia.
Pria berusia 38 tahun itu didakwa dengan tuduhan vandalisme dan kejahatan terkait kebencian ras. Dia ditahan bersama rekannya, berusia 27 tahun.
Makam dicoret menggunakan cat hijau. Banyak pula batu nisan yang dirobohkan atau dibalikkan. Polisi sempat kesulitan mengungkap pelaku karena coretan di makam tak mengisyaratkan simbol tertentu.
Perusakan pemakaman terjadi pada 9 November, tepat 81 tahun setelah aksi kekerasan 'Kristallnacht' anti-Yahudi Nazi. Kristallnacht berarti malam pecahnya kaca. Setidaknya 91 orang Yahudi tewas akibat dianiaya saat itu.