Thailand Peringatkan Turis Asing yang Datang Cuma untuk Nikmati Ganja

Anton Suhartono
Thailand peringatkan turis asing yang datang hanya untuk menikmati ganja (Foto: Reuters)

BANGKOK, iNews.id - Menteri Kesehatan Thailand Anutin Charnvirakul mewanti-wanti turis asing yang datang ke negaranya hanya untuk menikmati ganja. Dia menegaskan Thailand bukan tujuan bagi turis yang sekadar bisa merasakan kebebasan menikmati ganja.

"Kami tidak menerima turis seperti itu," katanya, dikutip dari NDTV.

Thailand membolehkan penggunaan ganja untuk medis, industri makanan dan minuman, dan rekreasi namun penggunannya masih dibatasi.

Mengisap ganja di depan umum di Thailand masih dianggap ilegal. Pelaku bisa dihukum penjara 3 bulan serta denda hingga 25.000 baht.

Anutin mengatakan, Thailand bisa saja menjajaki penggunaan ganja rekreasi lebih luas.

“Itu mungkin ditentukan dalam waktu dekat," tuturnya.

Thailand melegalkan ganja pada Juni lalu. Bukan hanya itu, warga boleh menanam hingga enam batang pohon ganja setiap rumah, namun harus mendaftar di aplikasi PlookGanja (menamam ganja). 

Otoritas Negeri Gajah Putin masih melarang penggunaan ganja untuk rekreasi, yakni diisap seperti rokok di depan umum. 

Berdasarkan aturan baru di Thailand, kandungan senyawa psikoaktif (tetrahydrocannabinol/THC) dibatasi maksimal 0,2 persen pada ekstrak ganja dan produk makanan yang dijual, termasuk minyak dan permen. Terkait pelegalan ganja, otoritas lembaga pemasyarakatan Thailand membebaskan ribuan napi kasus penyalahgunaan ganja.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
8 hari lalu

Gegara Oplas Hidung Clara Shinta Disarankan Hiperbarik, Apa Itu?

Seleb
8 hari lalu

Viral Clara Shinta Oplas Hidung di Thailand, Ini Fotonya!

Destinasi
12 hari lalu

Festival Songkran 2026, Warga Thailand dan Indonesia Kumpul Ikuti Tradisi Siram Air

Megapolitan
22 hari lalu

Polda Metro Jaya Ungkap 1.883 Kasus Narkoba dalam 3 Bulan, 2.485 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal