Trump Ajak Pangeran MBS Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Anton Suhartono
Donald Trump mengajak Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengajak Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza, badan transisi yang akan memimpin proses pemulihan dan stabilisasi wilayah Palestina itu. 

Ajakan itu disampaikan langsung Trump saat jamuan makan malam kenegaraan bersama MBS di Gedung Putih, Selasa (18/11/2025).

Dalam acara tersebut, Trump menyinggung kondisi Gaza yang menurutnya segera membaik meski saat ini masih terlihat kacau akibat perang bertahun-tahun. 

Dia mengklaim perkembangan positif sudah mulai terlihat dan dunia akan terkejut dengan perubahan yang terjadi dalam waktu dekat.

“Gaza, meskipun terlihat berantakan selama puluhan tahun, kondisinya semakin mendekati kesempurnaan,” kata Trump, dalam pidato yang dikutip dari Sputnik, Rabu (19/11/2025). 
Dia menambahkan transformasi ini bahkan diakui para pengamat yang dikenal keras mengkritik kebijakan Timur Tengah.

Trump Undang MBS Masuk Dewan Perdamaian Gaza

Dalam momen yang sama, Trump mengungkapkan dia menginginkan peran Arab Saudi, khususnya Pangeran MBS, dalam Dewan Perdamaian Gaza, lembaga yang dipimpinnya. Dewan itu akan menjadi otoritas transisi yang bertugas mengatur proses rehabilitasi, pemerintahan sementara, dan rekonstruksi Gaza pascaperang.

“Saya harap Yang Mulia akan menjadi anggota dewan. Anda akan menerimanya, saya berharap,” kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Trump Ancam Iran Jelang Perundingan Damai: Kapal Perang AS Sedang Diisi Amunisi Lebih Kuat

Internasional
1 hari lalu

AS-Iran Berunding Hari Ini, Trump Bujuk Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon

Internasional
1 hari lalu

Terungkap! Netanyahu Bujuk AS Tak Masukkan Lebanon dalam Kesepakatan Gencatan Senjata

Internasional
1 hari lalu

Giliran Trump Tuduh Iran Langgar Gencatan Senjata: Tidak Terhormat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal