Trump Ancam Serang Iran jika Demonstran Dihukum Mati

Anton Suhartono
Donald Trump mengancam akan menyerang Iran jika para pemerintah menghukum mati demonstran yang ditangkap (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang Iran jika para pemerintah menghukum mati demonstran yang ditangkap.

"Kami akan mengambil tindakan sangat tegas jika mereka melakukan hal seperti itu," kata Trump, dalam wawancara dengan CBS News, dikutip Rabu (14/1/2025).

Sebelumnya Trump membatalkan kehadirannya dalam rapat di Gedung Putih membahas isu Iran pada Selasa (13/1/2026). Trump membatalkan semua pertemuan dengan pejabat Iran sampai tidak ada lagi pembunuhan terhadap para demonstran.

Namun CBS News melaporkan, Trump tak hadir dalam pertemuan tersebut karena tidak dijadwalkan untuk bergabung. 

Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ), mengutip sumber pejabat AS, melaporkan Trump akan hadir dalam pertemuan yang dihadiri Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth membahas peta jalan untuk melakukan tindakan tambahan terhadap Iran, termasuk kemungkinan pengerahan senjata siber rahasia terhadap target militer dan sipil Iran, memberlakuan sanksi, hingga serangan militer.

Setelah rapat tersebut, Hegseth dan Rubio memberi pengarahan kepada Trump tentang opsi militer.

Sebelumnya Iran menuduh AS dan Israel berada di balik demonstrasi berdarah di negaranya. Demonstrasi awalnya berjalan damai setelah para pemilik toko di Pasar Besar Teheran melakukan mogok dengan menutup toko-toko mereka untuk memprotes gejolak ekonomi yang ditandai dengan melemahnya nilai tukar rial Iran terhadap dolar AS. Sejak itu unjuk rasa meluas ke berbagai wilayah lain di Iran disertai dengan kerusuhan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
28 menit lalu

Pejabat Iran Sebut Sekitar 2.000 Orang Tewas dalam Demonstrasi

Internasional
4 jam lalu

Massa Demo Tandingan di Iran Jauh Lebih Besar, Khamenei: Musuh Gagal!

Internasional
17 jam lalu

Korban Tewas Demonstrasi di Iran Jadi 648 Orang termasuk Anak di Bawah Umur

Internasional
17 jam lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal