WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Jumat (17/4/2026) sebagai hari penting bagi seluruh dunia karena Iran bersedia membuka kembali Selat Hormuz.
Bahkan, Trump berterima kasih kepada Iran atas kesediaannya secara sukarela membuka jalu perairan penting bagi lalu lintas energi dunia tersebut setelah diblokade sejak awal Maret lalu.
Iran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz serta mengumumkan perkembangan lain mengenai perundingan damai yang sedang berlangsung.
"Hari yang hebat dan gemilang bagi dunia," tulis Trump, di akun media sosial Truth Social, dikutip Sabtu (18/4/2026).
Trump juga berterima kasih kepada Pakistan, terutama Perdana Menteri Shehbaz Sharif serta Marsekal Lapangan Syed Asim Munir, atas upaya mereka yang tak kenal lelah untuk memfasilitasi perundingan damai.
Sebelumnya Menlu Iran Abbas Araghchi mengumumkan Selat Hormuz dibuka sepenuhnya untuk kapal sipil. Namun pembukaan Selat Hormuz hanya berlaku selama sisa gencatan senjata berlaku. AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama 2 minggu yang akan berakhir pada Selasa pekan depan.
Namun Trump mengatakan, blokade AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku penuh sampai kedua negara dan mencapai kesepakatan damai. Dia optimistis kesepakatan damai akan terwujud karena sebagian besar poin perdamaian telah disetujui.