Trump Ingin Kirim Pasukan AS ke Afghanistan Lagi, Taliban Tolak Mentah-Mentah

Anton Suhartono
Pemerintahan Taliban tidak akan menerima kehadiran militer AS di wilayah Afghanistan (Foto: AP)

LONDON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memicu kontroversi baru usai menyatakan keinginannya untuk merebut kembali kendali Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan. Rencana ini mengisyaratkan kemungkinan kembalinya pasukan AS ke negara yang ditinggalkan pada Agustus 2021, setelah dua dekade perang.

“Kita sedang berusaha untuk mendapatkannya kembali. Kita ingin pangkalan itu kembali,” kata Trump usai bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Kamis (18/9/2025), seperti dikutip Reuters.

Taliban Menolak Mentah-Mentah

Namun, pemerintah Taliban langsung merespons keras. Mereka menegaskan tidak akan menerima kehadiran militer asing, termasuk AS, di wilayah Afghanistan.

“Afghanistan dan Amerika Serikat perlu berinteraksi satu sama lain tanpa mempertahankan kehadiran militer di wilayah mana pun di Afghanistan,” kata Zakir Jalal, pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Afghanistan, di media sosial X.

Menurut Jalal, hubungan kedua negara seharusnya dibangun atas dasar politik dan ekonomi yang saling menghormati, bukan melalui campur tangan militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Peringatan Keras Iran kepada AS, Bidik Target Baru di Timur Tengah

2 hari lalu

Trump Batalkan Serang Houthi di Menit-Menit Terakhir, Ini Alasannya

2 hari lalu

Terungkap! Trump Perintahkan Serang Houthi tapi Dibatalkan di Menit-Menit Terakhir

3 hari lalu

Iran Dapat Informasi AS Akan Menyerang Lagi, Siapkan Pembalasan Dahsyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal