Trump Ngotot Rebut Pangkalan Bagram Afghanistan, Rayu Taliban

Anton Suhartono
Pangkalan Udara Bagram Afghanistan sebelum dikuasai Taliban (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengulangi keseriusannya untuk menguasai kembali Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan. Pemerintah AS sedang berunding dengan otoritas Taliban.

"Kita lihat saja nanti apa yang terjadi dengan Bagram, kami sedang berunding dengan Afghanistan," kata Trump, kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (20/9/2025).

"Seharusnya kita tidak menyerahkannya," ujarnya, mengomentari penarikan penuh pasukan AS dari Afghanistan pada Agustus 2021.

Surat kabar The Wall Street Journal, mengutip sumber pejabat AS, sebelumnya melaporkan pemerintahan Trump sedang berunding dengan kelompok Taliban, yang saat ini berkuasa di Afghanistan, mengenai kemungkinan pengerahan sejumlah kecil personel militer AS ke Pangkalan Bagram.

Pengerahan pasukan itu akan menjadi titik awal operasi kontraterorisme di wilayah tersebut. Tidak dijelaskan operasi kontraterorisme yang dimaksud. 

Perundingan yang dipimpin utusan khusus untuk urusan sandera AS, Adam Boehler, itu membahas pertukaran tahanan, kesepakatan ekonomi, dan aspek keamanan, dengan Taliban.

Zakir Jalaly, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Afghanistan, mengatakan di media sosial X, pemeritahannya tidak akan pernah menerima lagi kehadiran militer asing, termasuk AS. Meski demikian, dia menegaskan Afghanistan terbuka untuk menjalin kerja sama dengan AS di bidang lain, seperti ekonomi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Sadis, Pria Ini Bunuh 6 Orang termasuk Anggota Keluarga dan Pendeta

Internasional
9 jam lalu

Siapa Reza Pahlevi, Sosok yang Dikaitkan dengan Demonstrasi Rusuh di Iran?

Internasional
9 jam lalu

Ngeri! Trump Pertimbangkan Serang Iran

Internasional
10 jam lalu

Dari Es Abadi ke Pusat Konflik Global: Mengapa Greenland Diperebutkan?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal