Trump Sebut AS Tak Berniat Serang Iran Lagi, kecuali...

Anton Suhartono
Amerika Serikat (AS) menegaskan tak berniat memulai kembali perang melawan Iran, kecuali terpaksa (Foto: Centcom via AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menegaskan tak berniat memulai kembali perang melawan Iran, kecuali terpaksa. AS dan Iran menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Islamambad pada 17 Juni lalu, perjanjian yang mengakhiri perang yang berlangsung sejak 28 Februari.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan, Presiden Donald Trump tidak berniat untuk memulai kembali operasi militer di Iran tanpa tujuan yang jelas.

"Yang dapat saya pastikan adalah Presiden tidak akan mengirim militer kita kembali kecuali jika terpaksa," kata Vance, kepada wartawan, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (2/7/2026).

Dia memperingatkan, setiap upaya Iran untuk membangun kembali program nuklir atau menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz akan mengubah strategi AS.

Vance menegaskan, diskusi yang sedang berlangsung di Doha, Qatar,  berjalan dengan baik.

Pemerintah AS, kata dia, tetap fokus pada negosiasi dengan iktikad baik untuk menyelesaikan konflik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Ekspor 40 Juta Barel Minyak Sejak Teken MoU dengan AS, Harga Dinaikkan 20%

57 tahun lalu

Dikritik karena Terima Hadiah Pesawat Air Force One dari Qatar, Ini Jawaban Trump

57 tahun lalu

Perdana! Trump Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Terkagum-kagum

57 tahun lalu

Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal