Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran

Anton Suhartono
Pernyataan Donald Trump terkait aset Iran yang dicairkan memicu respons keras Teheran (Foto: AI)

WASHINGTON/TEHERAN, iNews.id - Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memicu respons keras dari Iran terkait penggunaan aset yang dicairkan dalam kesepakatan lanjutan kedua negara. Iran menegaskan, mereka tidak akan bisa diarahkan untuk membeli produk tertentu dari AS.

Trump sebelumnya mengklaim, Iran telah menyetujui sejumlah poin dalam negosiasi, termasuk rencana penggunaan dana yang dibekukan untuk membeli kebutuhan pangan dan medis dari AS. Dia juga menyebut mekanisme tersebut berada di bawah pengawasan pemerintahannya.

“Uang dan/atau sanksi yang diberlakukan Departemen Keuangan AS masuk dalam rekening penampungan (escrow), yang dikendalikan AS, dan akan digunakan untuk membeli makanan dan perlengkapan medis, secara eksklusif dari AS,” kata Trump, dalam pernyataan di akun Truth Social.

Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baghaei. Dia menegaskan, aset yang telah dicairkan sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah Iran dan akan digunakan sesuai kebutuhan nasional.

“Kami akan memutuskan bagaimana menggunakan aset-aset yang telah dicairkan dengan cara yang menguntungkan negara. Mengenai pembelian barang dengan dana ini, Kementerian Pertanian dan badan-badan terkait lain akan menentukan sendiri apakah ada kebutuhan untuk membeli produk pangan, berdasarkan harga dan kualitas barang,” ujar Baghaei.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

57 tahun lalu

Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!

57 tahun lalu

Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur

57 tahun lalu

Iran: MoU Perdamaian Sama Saja Deklarasi Kekalahan Perang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal