MOSKOW, iNews.id - Rusia turut mengomentari tuduhan Presiden Amerika SerikatDonald Trump soal campur tangan dalam Pemilu Presiden (Pilpres) AS 2020.
Istana Kremlin menolak tuduhan keterlibatan negaranya dalam Pilpres AS 2020 yang dimenangkan Joe Biden, lawan Trump dari Partai Demokrat.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, ini bukan tuduhan pertama yang dilayangkan AS. Tuduhan sebelumnya juga tak terbukti bahwa Rusia ikut campur dalam pemilu AS.
Peskov mengatakan, Trump merujuk pernyataannya pada klaim intelijen yang tidak spesifik dan tidak berdasar, menyebut Rusia sebagai ancaman terhadap pemilu AS.
"Faktanya adalah Presiden merujuk pada beberapa informasi, informasi anonim, informasi yang tidak berdasar dari badan intelijen AS," kata Peskov, seperti dilaporkan kantor berita Tass, dikutip Sabtu (18/7/2026).