Twitter Kehilangan 80 Persen Karyawan sejak Diakuisisi Elon Musk

Ahmad Islamy Jamil
Elon Musk dan Twitter (ilustrasi). (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Jumlah karyawan di Twitter telah berkurang sekitar 80 persen sejak diakuisisi oleh miliarder AS Elon Musk. Hal itu terungkap lewat laporan CNBC, dengan mengutip catatan internal perusahaan.

Sebelum Musk merampungkan pembelian Twitter senilai 44 miliar dolar AS pada akhir Oktober lalu, perusahaan media sosial yang berbasis di San Francisco itu memiliki sekitar 7.500 karyawan. Akan tetapi, kini jumlah itu telah menyusut menjadi sekitar 1.300 karyawan aktif.

Twitter sekarang memiliki kurang dari 550 insinyur yang bekerja penuh waktu. Sementara tim kepercayaan dan keamanan yang berstatus karyawan penuh waktu di perusahaan itu jumlahnya kurang dari 20 karyawan.

Twitter juga memiliki sekitar 1.400 karyawan tidak bekerja yang masih dibayar. Selain itu, sekitar 75 dari 1.300 karyawan perusahaan itu sedang cuti, termasuk 40 insinyurnya, ungkap CNBC, Jumat (201/1/2023).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Dewan Pers Sebut Media Mainstream Masih Jadi Referensi Masyarakat, Ini Buktinya

Internasional
6 hari lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Seleb
9 hari lalu

Viral Ernest Prakasa Pamit dari Medsos!

Nasional
9 hari lalu

Fakta Mengejutkan! Banyak Anak Indonesia Ngaku Dewasa agar Bebas Main Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal