Wah, Ukraina Rela Dijadikan Tempat Uji Coba Senjata Baru Buatan AS untuk Lawan Rusia

Anton Suhartono
Ukraina rela dijadikan tempat uji coba senjata-senjata baru buatan AS (Foto: Reuters)

AUSTIN, iNews.id - Ukraina membuka diri untuk menjadi tempat uji coba senjata-senjata terbaru buatan Amerika Serikat (AS) untuk melawan Rusia. AS menjadi negara yang memberikan bantuan senjata terbesar ke Ukraina sejak invasi Rusia pada 24 Februari. 

Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Vladimir Gavrilov mengatakan, perusahaan pertahanan AS perlu mengirim senjata-senjata terbaru mereka sehingga teruji dalam pertempuran sesungguhnya melawan Rusia.

“Jika Anda punya beberapa ide atau proyek percontohan untuk diuji sebelum diproduksi massal, Anda bisa mengirimnya kepada kami dan kami akan menjelaskan cara melakukannya. Pada akhirnya, Anda akan mendapatkan stempel, telah dibuktikan di medan perang Ukraina. Anda bisa menjualnya dengan mudah,” katanya, di hadapan ratusan perwakilan industri pertahanan AS di acara Future Force Capabilities Conference and Exhibition di Austin, Texas, Rabu kemarin, seperti dikutip dari Military Times.

Dia mencontohkan, perusahaan startup, termasuk yang bergerak di bidang peralatan anti-drone dan anti-jamming, sudah membawa teknologi mereka ke medan perang Ukraina.

“Mereka pulang dengan produk yang kompetitif di pasar saat ini karena telah teruji di medan pertempuran,” kata Gavrilov, tanpa mengungkap nama perusahaan yang telah bekerja sama.

Lebih lanjut Gavrilov mengatakan ada perubahan taktik Rusia dalam perang di Ukraina. Pemafaatan teknologi akan menjadi salah satu kunci kemenangan.

Melihat kondisi ini, lanjut dia, Ukaina perlu mendapat lebih banyak teknologi anti-drone dan peperangan elektronik. Di samping itu, Ukraina tetap membutuhkan kendaraan lapis baja, rudal anti-tank jarak jauh, dan senjata api presisi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
7 jam lalu

Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia, Putin Diduga Turun Tangan

Internasional
12 jam lalu

Mojtaba Khamenei Disebut Diam-diam Diterbangkan ke Rusia untuk Operasi 

Internasional
14 jam lalu

Iran Dapat Info Akan Ada Peristiwa Mirip Serangan 9/11 di AS lalu Teheran Dituduh Pelakunya

Internasional
2 jam lalu

Trump Paksa China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal