Warga Palestina Boikot Pemilihan Wali Kota Yerusalem

Anton Suhartono
Kelompok Yahudi Ultra Ortodoks berjala di antara selebaran kampanye kandidat wali kota Yerusalem (Foto: AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Hasil Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Yerusalem pada Selasa (30/10/2018) menyisakan dua kandidat yang akan maju ke putaran selanjutnya.

Pilwalkot Yerusalem diboikot warga Palestina yang mengisi sepertiga dari penduduk Yerusalem. Warga Palestina di Yerusalem mayoritas berada di bagian timur.

Mereka memboikot karena menganggap Yerusalem bukan bagian dari Israel atau tidak mengakui aneksasi yang dilakukan Israel kepada Palestina dalam Perang Timur Tengah pada 1967.

Salah satu calon wali kota Yerusalem berdarah Palestina gagal maju karena tekanan dari kedua pihak, Israel dan Palestina.

Aziz Abu Sarah gagal maju karena warga Palestina tidak ingin aktif dalam pemilihan tersebut. Dengan ikutnya Abu Sarah, maka secara tak langsung ada pengakuan Yerusalem bagian dari Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

Pesawat-Pesawat Militer AS Terus Berdatangan ke Israel, Sinyal Serangan ke Iran Segera Dimulai?

Internasional
20 jam lalu

Penasihat Trump Ingin Israel Serang Iran Lebih Dulu, Kenapa?

Internasional
23 jam lalu

Intelijen Israel Ungkap AS Hanya Mampu Perang Lawan Iran Maksimal Seminggu

Internasional
2 hari lalu

Diakui sebagai Negara Merdeka, Somaliland Tunjuk Duta Besar untuk Israel 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal