Waspada, WHO Perkirakan Kasus Infeksi dan Kematian akibat Covid Omicron Terus Bertambah!

Anton Suhartono
WHO memperkirakan kasus infeksi dan kematian akibat Covid-19 varian Omicron akan terus bertambah (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan jumlah pasien rawat inap dan kasus kematian terkait Covid-19 varian Omicron akan terus bertambah. Ini sejalan dengan terus bertambahnya kasus yang ditemukan di banyak negara.

Perdana Menteri InggrisBoris Johnson pada Senin kemarin mengumumkan kasus kematian pertama kematian melibatkan penderita Covid-19 Omicron, pertama kali di negara itu bahkan mungkin dunia.

"Karena jumlah kasus yang terkait dengan varian yang menjadi perhatian ini meningkat secara global, kami perkirakan jumlah kasus rawat inap bahkan kematian akan terus dilaporkan," demikian bunyi pernyataan WHO, dikutip dari Sputnik, Selasa (14/12/2021).

Kasus varian Covid yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan ini sudah dilaporkan di setidaknya 70 negara. 

Menurut WHO, banyak negara belum memiliki kapasitas untuk secara konsisten menganalisis semua kasus infeksi atau kematian akibat virus corona, sehingga sulit untuk memberikan informasi yang akurat mengenai jumlah pasti kematian terkait varian tertentu.

WHO masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai tingkat keparahan Omicron dan diharapkan bisa mendapatkannya dalam beberapa pekan mendatang.

"Informasi lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami gambaran klinis dari mereka yang terinfeksi Omicron. WHO mendorong negara-negara untuk berkontribusi dalam pengumpulan dan pembagian data pasien rawat inap melalui Platform Data Klinis WHO Covid-19," bunyi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Penampakan Gerhana Matahari Total Bikin Eropa Gelap Gulita di Siang Hari

7 hari lalu

Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie Dinilai Tak Wajar, Polri Didesak Ekshumasi dan Autopsi

9 hari lalu

Eks Pimpinan KPK Ungkap Hipotesis Kematian Sutrimo Orang Dekat Febrie: Peringatan buat yang Lain

15 hari lalu

Bak Dokter Gigi, Presiden Brasil Lula Periksa Bos WHO sambil Ngomongin Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal