WhatsApp Digugat gegara End-to-End Encrypted Chat Dituduh Kebohongan Besar!

Muhammad Sukardi
WhatsApp digugat di AMerika Serikat. (Foto: Freepic)

JAKARTA, iNews.id – Aplikasi pesan instan WhatsApp menghadapi gugatan class action di Amerika Serikat setelah muncul tuduhan bahwa pesan pribadi pengguna dapat diakses oleh pihak internal maupun pihak ketiga tanpa persetujuan. Seperti apa berita selengkapnya?

Gugatan tersebut diajukan terhadap induk perusahaan Meta Platforms, serta melibatkan kontraktor eksternal seperti Accenture. Penggugat menuding adanya praktik pengaksesan, penyimpanan, hingga analisis pesan pengguna yang seharusnya dilindungi oleh sistem enkripsi.

Dalam dokumen gugatan, disebutkan bahwa akses tersebut diduga dilakukan oleh karyawan maupun mitra perusahaan. Bahkan, muncul klaim adanya celah sistem yang memungkinkan pesan diintersepsi, meskipun WhatsApp selama ini mempromosikan teknologi end-to-end encryption yang diklaim hanya dapat diakses oleh pengirim dan penerima.

Isu ini semakin ramai setelah sejumlah tokoh teknologi ikut memberikan komentar. CEO Tesla Elon Musk misalnya, dia menyatakan ketidakpercayaannya terhadap keamanan WhatsApp. Sementara itu, pendiri Telegram Pavel Durov turut mengkritik keras praktik yang dituduhkan dalam gugatan tersebut.

Meta Bantah Seluruh Tuduhan

Menanggapi hal ini, pihak Meta membantah seluruh tuduhan. CEO Meta, Mark Zuckerberg, menegaskan bahwa WhatsApp tetap menerapkan sistem enkripsi end-to-end dan tidak memungkinkan perusahaan membaca isi pesan pengguna. Meta juga menyebut klaim dalam gugatan tersebut tidak akurat.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Internet
29 hari lalu

Orang Tua Kini Bisa Awasi Chat dan Panggilan Anak di WhatsApp, Begini Caranya

Nasional
29 hari lalu

WhatsApp Luncurkan Akun Khusus Anak, Orang Tua Pegang Kendali Penuh

Internet
6 bulan lalu

WhatsApp Hadirkan 6 Fitur Baru untuk iOS dan Android, Ada Live Photo

Seleb
1 jam lalu

Nestapa Pak Tarno, Uang Rp100 Juta Hilang hingga Mobil Dibawa Kabur!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal