Yordania Ingin Israel Kembalikan Tanah yang Disewa pada 1994

Nathania Riris Michico
PM Israel Benjamin Netanyahu (kanan) berbicara dengan Raja Yordania Abdullah II dalam pertemuan di Amman pada 2014. (Foto: AP).

AMMAN, iNews.id - Raja Abdullah II mengumumkan Yordania memberi tahu Israel bahwa mereka ingin memiliki kembali dua wilayah kecil yang disewa Israel. Tanah itu disewa berdasarkan perjanjian damai pada 1994.

"Kami telah memberi tahu Israel bahwa kami mengakhiri penerapan perjanjian damai mengenai Baqura dan Ghumar," kata Raja Abdullah II, seperti dilaporkan kantor berita resmi Petra, Senin (22/10/2018).

Namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan ingin membuka negosiasi untuk mempertahankan perjanjian sewa itu.

Tanah itu disewakan kepada Israel untuk periode 25 tahun yang dapat diperbaharui berdasarkan lampiran perjanjian damai pada 1994. Perjanjian itu menetapkan periode pemberitahuan selama satu tahun, dengan Yordania mempertahankan kedaulatannya.

Netanyahu mengonfirmasi sudah diberitahu soal permintaan Yordania tersebut, namun dia enggan memberi komentar.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 jam lalu

Kebun Binatang di Thailand Laporkan Turis Israel ke Polisi, Kenapa?

1 hari lalu

Menkeu AS: Perang Lawan Iran Memasuki Fase Terakhir

2 hari lalu

Para Perwira Israel Sudah Cepek dengan Netanyahu, Tak Mau Perang Baru Lagi

2 hari lalu

Para Jenderal Israel Tuduh Netanyahu Ingin Serang Gaza Lagi untuk Cari Alasan Tunda Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal