Anies Ubah Sistem Masuk SMP dan SMA di Jakarta sejak 2019: Menganut Prinsip Kesetaraan

Muhammad Refi Sandi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sistem penerimaan siswa baru di SMP dan SMA di Jakarta telah diubah sejak 2019 dengan menganut kesetaraan. (Foto: Instagram @aniesbaswedan)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan Pemprov telah mengubah sistem masuk SMP dan SMA di Jakarta sejak 2019. Perubahan dilakukan karena dia menilai akses pendidikan pada periode sebelumnya belum merata.

"Selama tiga tahun terakhir mulai 2019, kami mengubah bagaimana sistem penerimaan SMP dan SMA menganut prinsip kesetaraan," kata Anies dalam diskusi publik virtual soal menjawab tantangan masa depan bangsa, Jumat (15/7/2022).

Anies menambahkan sistem penerimaan peserta didik baru tingkat sekolah lanjutan, yakni SMP dan SMA dipengaruhi latar belakang sosiologi dan ekonomi keluarga. Dia menjelaskan saat ini tidak ada lagi sistem penerimaan yang dipengaruhi faktor sosiologi dan ekonomi kedua orang tua calon peserta didik baru melalui sistem PPDB Online.

"SMP dan SMA yang dulu disebut favorit, dahulu sebelum dilakukan proses penyesuaian ini, siswanya bisa berisi 90 persen berlatar belakang keluarga pendidikan S1 dan S2. Sesudah dilakukan demokratisasi, pemerataan, dan siswa baru di sekolah itu proporsional," ucapnya.

Anies menyebut saat ini banyak siswa di Jakarta berasal dari latar belakang beragam termasuk pendidikan orang tua yang juga beragam. Lebih lanjut, Anies menjelaskan penyesuaian penerimaan peserta didik baru dapat menjadi eskalator ekonomi dan sosial bagi masa depan bangsa.

"Itu dampaknya tidak bisa dilihat sekarang, nanti dampaknya dua tiga dekade mendatang, ketika anak-anak itu menjadi seseorang," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Jelang Lebaran, 25 Persen Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta

Megapolitan
1 hari lalu

Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 15 Maret 2026 Beserta Doanya

Megapolitan
1 hari lalu

BMKG Prediksi Jakarta Panas Ekstrem 3 Hari ke Depan, Pramono Imbau Hal Ini

Nasional
2 hari lalu

Novel Baswedan: Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Terorganisir, Pelajari Korban Berhari-hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal