Bobol Rumah Mewah, Pencuri Gasak Uang 1 Miliar SGD dan Mobil

Andik Sismanto
Sofyan Firdaus
Rumah mewah di Jalan Semeru, Batu Ceper, Kota Tangerang Banten dibobol kawanan pencuri. (Foto: iNews.id/Sofyan Firdaus)

TANGERANG, iNews.id – Sebuah rumah mewah yang ditinggal penghuninya untuk merayakan Natal di Jalan Semeru, Poris Gaga, Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten dibobol kawanan pencuri.

Selain mobil, brangkas yang berisi emas, surat-surat berharga dan uang tunai sekitar 1 miliar dolar Singapura (SGD) digondol kawanan pencuri.

Kawanan pencuri yang diduga lebih dari dua orang ini masuk dengan cara mendobrak pintu depan dan langsung mengacak-acak seisi rumah milik Cristina. Kawanan pencuri juga merusak decoder CCTV yang berada di kamar korban.

Pemilik rumah, Cristina mengaku baru mengetahui rumahnya dibobol pencuri selepas pulang merayakan Natal.

“Saya pergi jam 11. 00 siang untuk Natalan dan ke rumah orang tua serta ziarah. Setelah itu, pulang sekitar jam 19.30 WIB. Begitu sampai depan rumah, saya curiga kok pintu depan sudah terbuka. Saya langsung curiga rumah pasti kemalingan. Ternyata bener, saya langsung lemes karena brangkas di kamar pasti dibawa pencuri. Mobil di depan juga sudah tidak ada,” kata Cristina, Selasa (26/12/2017).

Cristina yang masih shock berharap petugas kepolisian segera mengejar dan menangkap para pelaku. Kasus pencurian itu, kini ditangani Polsek Batu Ceper, Kota Tangerang.

Sementara itu, masyarakat Kota Semarang, Jawa Tengah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama Libur Natal dan Tahun Baru 2018, khususnya bagi mereka yang meninggalkan rumah dalam waktu lama.

Rumah yang ditinggalkan, cukup rawan menjadi incaran para pelaku kejahatan spesialis rumah kosong. Karena itu, masyarakat yang hendak meninggalkan rumah dalam waktu lama diimbau untuk melapor ke polsek terdekat.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan, pelaku kejahatan selalu memanfaatkan peluang yang ada. "Kepada seluruh warga Kota Semarang yang akan meninggalkan rumah atau tempat tinggal untuk liburan Natal hingga Tahun Baru 2018 agar melapor ke aparat polsek terdekat," katanya.

Dia menambahkan, selama libur Natal dan Tahun Baru 2018, penjagaan di titik-titik rawan, seperti tempat keramaian, gereja hingga patroli ke wilayah permukiman warga akan semakin diintensifkan. "Jika perumahannya ada satpam, paling tidak lapor kepada satpam dan juga RT setempat," imbuhnya.

Menurut Abiyoso, untuk menciptakan keamanan dan ketertiban, tidak hanya tugas dari aparat kepolisian, tetapi menjadi tanggungjawab bersama. Karena itu, dia berharap agar masyarakat bisa ikut serta dalam menciptakan situasi yang kondusif di Kota Semarang.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Megapolitan
9 hari lalu

Komplotan Curanmor Bersenpi di Grogol Ditangkap, Dua Pelaku Masih Buron

Seleb
15 hari lalu

3 Rumah Nia Daniaty Terancam Disita gegara Ganti Rugi Rp8,1 Miliar Belum Dibayarkan!

Megapolitan
16 hari lalu

Maling Laptop Pakai Lanyard Beraksi di Sejumlah Hotel Bintang 5 dalam Sehari 

Megapolitan
17 hari lalu

Kronologi Penangkapan Pencuri Batik Rp1,3 Miliar di JCC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal