DPRD Minta Pemprov DKI Awasi Warga yang Masih Belanja di Pasar Tradisional

Okezone
Pasar Pramuka, Jakarta Timur. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - DPRD DKI Jakarta meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengawasi dengan ketat warga yang memilih berbelanja langsung di pasar tradisional. Pengawasan itu terkait penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah diperpanjang hingga 22 Mei 2020.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, pengawasan secara ketat penting untuk melihat penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat, terutama physical distancing. Menurut dia, sejauh ini masih terjadi banyak pelanggaran PSBB dan beberapa protokol kesehatan serta pencegahan virus corona di pasar, sehingga menambah risiko penularan di tengah masyarakat.

"Pasar kan tidak boleh tutup, ada juga pakai online, tapi orang kadang kala mungkin kebiasaan belanja secara langsung sulit dihindari, maka perlu diawasi. Orang lebih suka belanja dengan langsung melihat, itu tidak bisa dihindari tapi harus diawasi secara ketat," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Taufik meminta Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya memastikan tidak ada kerumunan warga atau pembeli. Termasuk, memastikan penegakan kedisiplinan pada pedagang dan pembeli di wilayah pasar tradisional.

"Saya kira supaya berkerumun orang, (harus) sesuai dengan protokol kesehatan berkaitan dengan corona. Tinggal harus diawasi, masker wajib hukumnya dipakai, jadi harus diawasi secara ketat," ujarnya.

Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono menilai, protokol kesehatan pencegahan virus corona di pasar tradisional perlu dievaluasi selama penerapan PSBB. Dia mengaku, pasar tradisional sejauh ini masih ramai dikunjungi warga tanpa menerapkan physical distancing walaupun kondisinya tidak seperti sebelum PSBB diterapkan.

"Kalau tidak berkerumun, berdesakan boleh, kalau jaga jarak ketentuan PSBB dua meter tidak mungkin. Makanya ini juga yang harus juga jadi evaluasi Pemprov DKI di PSBB sekarang ini," katanya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Pramono Sebut Usulan RS Sumber Waras Jadi PSN Tunggu Persetujuan Prabowo 

Megapolitan
7 hari lalu

Tiang Monorel di Rasuna Said bakal Dibongkar, Pramono: Tak Ada Penutupan Jalan

Nasional
11 hari lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Megapolitan
11 hari lalu

Hari Pertama Kerja 2026, 99,07 Persen ASN Pemprov Jakarta Hadir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal